Doa adalah permohonan kepada Allah yang disertai kerendahan hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan yang berada di sisi-Nya. Sedangkan sikap khusyu’ dan tadharru’ dalam menghadapkan diri kepada-Nya merupakan hakikat pernyataan seorang hamba yang sedang mengharapkan tercapainya sesuatu yang dimohonkan.
Dengan berdoa, tidak akan ada yang perlu diragukan dalam mejalani kehidupan ini.
Saat Sayyidina Umar bin Khattab hendak memasuki kota Syria, lalu disampaikan bahwa disana sedang terjadi wabah penyakit tha'un, maka ia kembali pulang, dan membatalkan kunjungannya. Saat Abu Ubaidah bertanya, "Apakah engkau lari dari 'ketentuan' Allah, wahai Amirul Mukminin?", Umar menjawab, "Jika bukan engkau yang bertanya, maka jawabannya, 'Ya'. Aku lari dari 'ketentuan' (takdir) Allah menuju 'ketentuan' (takdir) Allah yang lain."
Saat mendapati seseorang yang tidak mau bekerja dan hanya berdoa kepada Allah Swt. untuk mendapatkan rezeki, Sayyidina Umar juga geram.Beliau berkata, "Sesungguhnya langit tidak akan menurunkan emas!"
Dari beragai paparan tersebut, dapat dipahami bahwa doa bisa menjadi penyebab bagi datangnya rahmat atau menolak bencana. Datangnya ujian adalah qadha Allah Swt., dan doa adalah qadha-Nya yang lain.
Mereka berkeyakinan bahwasannya tiidak ada yang bisa mengubah suatu takdir kecuali dengan Do'a.
عن سلمان الفارسي- رضي الله عنه - أن رسول الله - صلي الله عليه و سلم - قال : (( لا يردُّ القضاءَ إلا الدعاءُ , ولا يز يد في العمر إلا البرُّ)). أخرجه التر مذي.
"Tidak bisa menolak qadha kecuali doa, tidak bisa menambah umur kecuali kebaikan." (HR. Tirmidzi)
marilah kita sama-sama berdoa agar selalu ditambahkan ilmu dan kefahaman pada diri kita yang fakir ini.
بسم الله الرحمن الرحيم
ربِّ زدني علماً وارزقني فهماً
" Ya Tuhanku, tambahkanlah untukku ilmu dan berikanlah pula kepahaman yang baik."
Smk Nurut Taqwa
Songgon
Banyuwangi

Saya minggu kemarin berkunjung ke Songgon (ke pemandian kebun duren). Dalam perjalanan, saya melewati SMK Nurut Taqwa. Keren. Dengan menulis, nama sekolah menjadi dikenal. Sampai2 saya penasaran...hehe. Terimakasih Kang Imron.
BalasHapus